Langsung ke konten utama

Postingan

Resume Pelatihan Belajar Menulis PGRI Gelombang 26 Pertemuan Ke-28

Tema             : Teknik Promosi Buku Narasumber : Bpk. Akbar Zainudin, MM., MJW. Moderator : Ibu Mutmainah  " _Jangan pernah ragu meniru penulis lain. Setiap seniman yang tengah mengasah keterampilannya membutuhkan model. Pada akhirnya, Anda akan menemukan gaya sendiri dan menanggalkan kulit penulis yang Anda tiru".   (William Zinsser) Menjadi semangat yang diberikan oleh ibu moderator Ibu Muthmainah membuka kelas malam ini. Puji nama Tuhan... Pelatihan belajar menulis PGRI telah mencapai pertemuan ke-28. Itu artinya tinggal 2 pertemuan lagi kegiatan ini akan berakhir. Namun semangat berkarya tentunya tidak boleh padam justru harus semakin berkobar untuk tujuan mencapai tujuan akhir kegiatan ini yakni menghasilkan sebuah buku solo dan bisa dinyatakan lulus dari pelatihan ini. Tema pertemuan ke-28 adalah Teknik Promosi Buku , yang disampaikan oleh Bpk.Akbar Zainudin, MM., MJW yang merupakan penulis buku Man Jadda Wajada ....

Resume Pelatihan Belajar Menulis PGRI Gelombang 26 Pertemuan Ke-27

Tema             : Motivasi Menulis dan Menerbitkan Buku Narasumber : Bpk. Dail Ma'ruf, M.Pd Moderator.    : Ibu Arofiah Afifi  Puji nama Tuhan... Luar biasa, kegiatan pelatihan belajar menulis PGRI memasuki detik-detik terakhir perjalanannya. Dan malam ini memasuki pertemuan yang ke-27 dengan tema Motivasi Menulis dan Menerbitkan Buku , dengan narasumber sudah tak asing lagi tentunya bagi peserta pelatihan BPK. Dail Ma'ruf, M.Pd yang sudah banyak menghasilkan karya dibidang literasi. Sedangkan moderator malam ini adalah Ibu Arofiah Afifi yang sering disapa Bu Ovi setia menemani kami hingga kegiatan berakhir. Berikut biodata narasumber malam ini : Berikut intisari materi pertemuan ke-27 yang dapat saya simak. Motivasi dapat diartikan sebagai suatu  proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Berikut ini tiga elemen utama dalam sebuah motivasi...

Resume Pelatihan Belajar Menulis PGRI Gelombang 26 Pertemuan Ke-26

Tema            : Membuat Cover Buku yang Menarik Moderator    : Ibu Helwiyah Narasumber : Bpk. Fajar Tri Laksono, M.Pd Puji nama Tuhan... Kegiatan pelatihan belajar menulis PGRI malam ini memasuki pertemuan ke-26 bersama dengan narasumber Bpk. Fajar dan moderator Ibu Helwiyah. Malam ini merupakan malam yang istimewa karena kegiatan amalan ini dilaksanakan berbeda dari malam-malam sebelumnya yang biasanya dilakukan melalui chat di grup WA, spesialnya malam ini langsung bertatap muka langsung melalui kegiatan zoom meeting. Pak Fajar sebagai narasumber berasal dari Sidoarjo Jawa Timur, seorang guru SD peraih juara Inobel dengan hadiah jalan-jalan ke Belanda. Waahh... Senangnya.. malam ini saya berkesempatan untuk belajar lagi dengan orang-orang hebat di dunia pegiat literasi. Perlu diketahui juga ternyata Pak Fajar merupakan  satu-satunya guru swasta yang berhasil menjuarai lomba inobel yang berhasil membawa beliau ke Eropa.Banyak sekali presta...

Resume Pelatihan Belajar Menulis PGRI Gelombang 26 Pertemuan Ke-25

Tema             : Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi  Narasumber : Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd Moderator    : Ibu Mutmainah Semangat pagi... Pagi.. Pagi dan pagi... Walau hari sudah menunjukkan pukul 19.00 WIB, tapi semangat pagi tetap membara dalam hati untuk mengikuti pelatihan belajar menulis PGRI gelombang 26 pertemuan ke-25. Puji nama Tuhan.. Oya.. malam ini kita belajar dengan narasumber muda yang luar biasa dengan tema Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi, sebuah tema yang memang real dengan perjalanan prestasinya yang super duper luar biasa, yang telah menelurkan 53 buku. Wow.. luar biasa...  Yukk kita intip CV beliau : Berikut karya beliau : Narasumber aktif di beberapa komunitas menulis antara lain: 1.Pengurus Kelas Belajar Menulis Gratis Omjay dan PGRI (admin, moderator, dan narasumber) 2.Cakrawala Blogger Guru Nasional(Lagerunal) sebagai admin, moderator, d...

Resume Pelatihan Belajar Menulis PGRI Gelombang 26 Pertemuan Ke-24

Tema             : Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS Narasumber : Bpk. Dr. Imron Rosidi, M.Pd Moderator    : Ibu Lely Suryani  Puji nama Tuhan... Pelatihan belajar menulis PGRI gelombang 26 memasuki pertemuan ke-24, mengusung tema Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS. Tema tersebut merupakan salah satu tema yang ditunggu-tunggu bagi kami para PNS untuk menunjang angka kredit bagi pengajuan kenaikan pangkat. Narasumber kita malam ini adalah beliau bapak Dr. Imron Rosidi, M.Pd beliau dengan segudang prestasi, setiap jengkal waktunya didedikasikan untuk dunia pendidikan, tentunya membuat kita harus angkat topi. Melihat CV yang beliau bagikan, bisa dibayangkan bahwa prestasi beliau kebanyakan tingkatannya adalah nasional. Pastinya merupakan pencapaian yang membutuhkan energi yang tidak main - main. Dalam data pribadi beliau dapat diketahui bahwa selama kurang lebih 37 tahun beliau mengabdikan diri sebag...

Tantangan H31 : Kini Tradisi itu Aku Lakukan

Setiap momentum Hari Raya Idul Fitri atau Hari Raya Idul Adha keluarga kami terbiasa membuat hidangan ketupat, opor ayam, sambel goreng kentang, dan juga menu pelengkap lainnya. Mungkin untuk kaum muslim hal itu menjadi sebuah bentuk perayaan yang lazimnya disediakan di meja makan. Tapi bagi kami yang non muslim mungkin saja beberapa orang tidak sependapat dengan kami. Tapi disitulah keunikan dan keistimewaannya. Mungkin teman-teman bertanya mengapa keluarga kami selalu ada tradisi seperti itu ?  Sebenarnya alasannya tidak lain karena Ibuku berpikir teman-teman anaknya (tetangga) Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha meraka makan ketupat, masakan anak-anak kesayangannya tidak makan ketupat juga. Sebuah jawaban yang simpel namun sangat berkesan bagi kami anak-anaknya. Salah satu bentuk perhatian dan kasih sayang seorang Ibu untuk anak dan keluarganya. Kini.. saat aku dewasa dan memiliki 2 anak, aku juga melanjutkan tradisi keluarga kami, yakni membuat ketupat, opor ayam, s...

Tantangan H30 : Indahnya Berbagi di Momentum Idul Adha

Idul Adha menjadi momentum untuk saling berbagi, peduli dan menolong sesama lewat berkurban. Dengan berkurban tidak mengurangi harta dan tenaga seseorang karena Tuhan pasti akan melipat gandakan rejekinya. Sejatinya sebagai manusia kita harus saling membantu. Karena itu saya percaya dengan membantu, Tuhan tidak akan memberikan kekurangan bagi kita melainkan berkat yang baru. Alangkah indahnya jika kita saling berbagi, sehingga perdamaian terus hadir di tengah-tengah masyarakat. Semangat Idul Adha secara tidak langsung dapat menumbuhkan sikap toleransi. Baik antar sesama umat muslim maupun dengan umat beragama lainnya. Saya yang notabenenya seorang non muslim juga turut merasakan sukacita Idul Adha. Mengapa demikian? Karena sedari kecil saya hidup berdampingan dengan tetangga yang non muslim. Setiap Idul Adha tiba sudah dipastikan ada saja tetangga yang membagikan daging pada keluarga kami sebagai ungkapan indahnya toleransi beragama di Indonesia. Wangi bakaran sate menjadi ...