Langsung ke konten utama

TOC GURU MENJAWAB TANTANGAN ERA SOCIETY 5.0

 Oleh : Titis Madyaning Ratri

 

KATA PENGANTAR

PRAKATA

DAFTAR TABEL

DAFTAR GAMBAR


DAFTAR ISI

BAB 1 : Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0

1.1. Definisi revolusi industri 4.0

1.2. Definisi dan filosofi society 5.0

1.3. Sejarah munculnya society 5.0

1.4. Tahapan society dalam kehidupan manusia

 

BAB 2 : Pentingnya Memahami Era Society 5.0

2.1. Manusia sebagai komponen utama perubahan

2.2. Hubungan manusia dan teknologi

2.3. Pendidikan dalam perkembangan era society 5.0

 

BAB 3 : Tantangan guru dalam menghadapi era Society 5.0

3.1. Masalah sosial akibat pandemi

3.2. Lemahnya daya saing manusia

3.3. Sistem pendidikan massal yang berlaku di Indonesia

3.4. Kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran

 

BAB 4 : Kecakapan yang harus dimiliki guru dalam menghadapi society 5.0

4.1. Problem solving dan critical solving

4.2. kreatifitasnya

4.3. Leadership skill dan Colaboration skill

4.4. Kecerdasan emosional

4.5. Negosiation skill

 

BAB 5 : Inovasi Pembelajaran

5.1. Kurikulum Merdeka

5.2. Profil pelajar Pancasila

5.3. Pembelajaran berbasis proyek penguatan pelajar Pancasila

 

BAB 6 : Keistimewaan guru di era society 5.0

6.1. Guru profesional era society 5.0

6.2. Peran guru di era society 5.0

 

INDEKS

DAFTAR PUSTAKA

PROFIL PENULIS

Komentar

  1. Terima kasih Mr. Sim Chung Wei.. kita belajar bersama yaa.. salam literasi

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coretanku di Pelatihan Belajar Menulis PGRI Pertemuan Ke-2

RESUME PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI PERTEMUAN KE-2 Tema                :  Writing is My Passion Moderator    : Ibu Widya Setianingsih Narasumber  : Ibu Sri Sugiastuti, M.Pd Kegiatan pelatihan belajar menulis PGRI pertemuan ke-2 seperti yang sudah diagendakan sebelumnya dimulai pukul 19.00 WIB dengan sapaan hangat dari moderator cantik Ibu Widya Setianingsih arek Malang Jawa Timur, dilanjutkan dengan perkenalan dengan narasumber yang luar biasa hebatnya, yakni Ibu Dra. Sri Sugiastuti yang sering di sapa bunda Kanjeng  yang merupakan idola dari banyak para penggiat literasi termasuk saya. suaranya yang begitu lembut dengan intonasi dan pemilihan kata yang menyejukkan hati seperti menarik saya untuk lebih dalam mengikuti setiap materi yang beliau sampaikan. Pembuka kelas malam ini diawali dengan Apa itu Passion ? Passion dalam bahasa Indonesia dapat diartikan menjadi renjana .  Berdasar pada pemaparan materi...

Tantangan H21 : Pembelajaran Diferensiasi

Istilah Pembelajaran Diferensiasi sebenarnya bukan hal yang baru dunia pendidikan, terlebih saat ini ketika digaungkannya kurikulum merdeka, maka istilah Pembelajaran Diferensiasi menjadi salah satu kegiatan pembelajaran yang mendukung pelaksanaan kurikulum merdeka di lapangan. Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang mengakomodir kebutuhan belajar murid. Guru memfasilitasi murid sesuai dengan kebutuhannya, karena setiap murid mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, sehingga tidak bisa diberi perlakuan yang sama. Dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi guru perlu memikirkan tindakan yang masuk akal yang nantinya akan diambil, karena pembelajaran berdiferensiasi tidak berarti pembelajaran dengan memberikan perlakuan atau tindakan yang berbeda untuk setiap murid, maupun pembelajaran yang membedakan antara murid yang pintar dengan yang kurang pintar. Karakteristik pembelajaran berdiferensiasi antara lain;  1. lingkungan belajar mengundang murid untuk ...

Tantangan H18 : Miss Nai, pendamping belajar yang menginspirasi

Adanya pandemi covid-19 menuntut pembelajaran dilakukan secara daring dan dalam bentuk pembelajaran jarak jauh, peran orang tua sebagai pendamping belajar menjadi sangat penting bagi keberlangsungan kegiatan pembelajaran siswa. Lalu bagaimana dengan orang tua yang sibuk bekerja? Tentunya diperlukan pendamping belajar yang mumpuni di bidangnya sebagai pengganti peran orang tua dalam mendampingi putra/putrinya belajar. Sebut saja namanya Miss Nai, saya mengenalnya tidak sengaja, namun ternyata saya punya chemistry tersendiri dengannya. Sosok pendamping belajar yang luar biasa, memiliki dedikasi yang tinggi atas pekerjaannya, dan tentunya beliau mengerjakan apa yang diamanahkan padanya dengan hati yang tulus, dan ikhlas. Saat itu kelas pelatihan belajar menulis PGRI memasuki pertemuan ke-7 bersama bunda Ditta dan bunda Lely. Karena bertepatan dengan peringatan hari Pancasila ibu Narsum memberikan sebuah tantangan tentang tentang pengalaman pengamalan Pancasila dalam kehidupan ...