Ibuku pahlawanku seutuhnya...
Kita lanjut ke part 2 ya...
Cerita lain tentang kepahlawanan Ibuku yang lain adalah beliau sosok seorang istri yang mau berjuang untuk keluarga. Salah satunya untuk membantu mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga, Ibuku rela berjualan jajanan anak-anak di rumah. Mulai dari meja kecil di teras rumah, dengan ketekunan beliau akhirnya berkembang menjadi warung kelontong yang menyediakan barang-barang kebutuhan rumah tangga.
Waktu pun berjalan, hingga akhirnya ketika aku mulai beranjak kanak-kanak, Bapak dan Ibuku menyadari bahwa situasi lingkungan tempat tinggal kami yang terletak di pinggir rel itu ternyata kurang kondusif untuk perkembangan anak. Akhirnya membawa mereka mengambil sebuah keputusan besar untuk pindah ke perumahan di pinggiran kota Bandung demi kebaikan perkembangan anak, saat itu Ibuku sedang dalam posisi mengandung anak ke-2 (adik saya).
Ditempat tinggal yang baru, seusai melahirkan adikku, ibuku tidak putus akal. Beliau tidak lagi berjualan dirumah seperti saat tinggal di rumah sebelumnya, namun memberanikan diri untuk mulai berjualan di pasar kecil di pinggiran kota. Berbekal pengalaman mengolah telur asin saat masih di kampung halaman, ibuku merintis jualan telur asin di pasar itu.
Dengan ketekunan dan keuletan beliau dalam berjualan dari berjualan telur asin kaki lima beranjak ke dagangan lainnya hingga ibuku memiliki sebuah jongko kecil.
Ibuku pergi saat dini hari sekitar jam 2.30 dan pulang pukul 10.00 kerumah. Beliau lawan rasa lelah dan kantuknya demi membantu perekonomian keluarga. Ibuku hebat dan luar biasa walau beliau berjualan di pasar setiap hari, beliau tetap mengerjakan semua urusan rumah tangga dengan tangannya sendiri tanpa bantuan asisten rumah tangga.
Ibuku wanita hebat dan perkasa tak pernah ku dengar keluh kesah keluar dari bibirnya ketika menjalani kehidupan yang penuh dengan perjuangan. Perjuangan yang luar biasa untuk membesarkan anak-anaknya hingga mengantarkan kami kedua anaknya menjadi sarjana di bidang pendidikan.
Masih ada kelanjutannya ya kawan...
Besok kita lanjut yaa...
Bandung, 14 Juni 2022
ti2s_mratri
Sumber gambar : google
Keren, salam literasi.
BalasHapus