Sosok seorang ayah merupakan cinta pertama bagi putrinya. Begitu juga aku, cinta pertamaku adalah Bapakku. Aku bersyukur punya Bapak yang selalu ada buat kami anak-anaknya, Bahkan ketika kami sudah punya buntut pun, Bapak selalu ada buat kami anak-anaknya.
Bapakku contoh orang yang bersahaja, tak pernah neko-neko dalam menjalani hidup. Suami yang setia pada pasangannya, dan memegang janji pernikahan yang kudus dihadapan Tuhan. Seorang pengikut Tuhan yang jujur, taat, rajin beribadah dan tentunya doa tak pernah lepas dari hati dan pikirannya.
Bapakku memang bukan orang kaya raya, tapi beliau selalu berusaha mencukupi kebutuhan kami anak-anaknya, sehingga kami tidak pernah kekurangan. Waktu mudanya beliau gunakan untuk bekerja dan pelayanan.
Bapakku contoh orang yang tulus saat membantu orang lain, tak pernah beliau mengharapkan balasan. Semua beliau lakukan atas dasar semua untuk melayani Tuhan. Begitu juga saat membantu kami menjaga putra/putri kami ketika kami sedang bekerja. Tak pernah kudengar beliau berkata lelah atau pun bosan. Beliau sosok kakek yang sangat dicintai cucunya. Tak jarang cucu-cucunya berebutan untuk dipangku dan digendong oleh beliau. Sungguh sebuah pemandangan yang indah ketika semua cucu berkumpul.
Bapakku cinta pertamaku, kasih sayangnya selalu mengalir untukku dan tak lekang oleh waktu, bahkan hingga aku telah dewasa.
Maafkan anakmu Pak, yang belum bisa membahagiakanmu sepenuhnya. Doaku semoga Bapak selalu diberikan kesehatan, umur panjang, serta sukacita menjalani masa tua di dalam Tuhan. Amin...
Bandung, 12 Juni 2022
ti2s_mratri
Kok sepemikiran kita ya
BalasHapusAbah cinta pertamaku hehe
Betul bunda kita sependapat yaa, terima kasih sudah berkunjung. Salam literasi
HapusMantap... Sehat selalu kung. 🙏🙏🙏
BalasHapusAmin... Terima kasih Miss... Salam sehat juga
Hapus