Langsung ke konten utama

Tantangan H28 : Apapun Hasilnya yang Penting Aku Sudah Mencoba

Hari Rabu, 6 Juli 2022 adalah hari yang sudah kunanti. Mengapa demikian? Ya karena hari itu adalah waktu pelaksanaan tes saringan masuk ke program Pascasarjana salah satu universitas terbaik di kota kembang. Ini merupakan salah satu tahap yang harus aku lalui agar bisa menimba ilmu di program Pascasarjana. 

Hari itu hari yang luar biasa buatku, bagaimana tidak? Aku yang notabenenya sudah 14 tahun tidak mengenal bangku perkuliahan harus kembali merasakan tegangnya mengikuti ujian dan tanpa persiapan apapun. Satu hal lagi yang buat semakin tegang adalah ternyata saya dan ketiga teman saya ternyata tidak mengikuti simulasi kegiatan ujian online yang dilakukan H-2 kegiatan ujian online saringan masuk Pascasarjana. Mengapa hal itu bisa terjadi? Itu semua karena kelalaian aku baru membuka link akun pendaftaran Pascasarjana pada H-1. Artinya aku sudah terlambat membaca pengumuman.

Segera setelah tahu kami melalaikan simulasi ujian, aku berinisiatif untuk menghubungi pihak kampus agar mendapatkan bantuan petunjuk/panduan mengikuti ujian online tes saringan masuk program Pascasarjana. Rasanya benar-benar dag-dig-dug. Ada penyesalan besar menyelimuti hati dan pikiran, kenapa baru H-1 aku membuka link akun pendaftaran. Dan malam menjelang tes saringan masuk program Pascasarjana aku benar-benar gelisah, tidak bisa tidur, takut esok tidak bisa mengerjakan soal-soal yang diberikan. Aku hanya bisa berdoa dan berharap saja semoga esok dilancarkan. Tak lupa meminta restu orang tua, suami, juga anak-anak aku lakukan agar diberikan kelancaran dalam mengerjakan soal-soal.

Hari Rabu subuh aku sudah bangun, segera sesudah melaksanakan ibadah pagi aku melangkahkan kakiku ke dapur, melaksanakan tanggung jawabku sebagai ibu rumah tangga menyiapkan sarapan untuk keluarga. Barulah setelah sarapan tersedia di meja makan aku mulai bersiap pergi ke sekolah tempatku mengajar untuk melaksanakan ujian online saringan masuk program Pascasarjana sehubungan agar koneksi internet benar-benar stabil.

Sesampainya di sekolah pukul 07.30 segera saya mempersiapkan perangkat yang digunakan untuk mengikuti ujian online. Ada sedikit drama sebelum kegiatan ujian online dengan koneksi internet yang kurang stabil, hingga harus berpindah tempat menjadi signal internet yang stabil. Dan puji Tuhan 2 sesi ujian online saringan masuk program Pascasarjana saya ikuti dengan lancar. Untuk hasil saya percayakan pada Tuhan yang terbaik, minimal aku sudah mencoba mengikuti kegiatan ujian online saringan masuk program Pascasarjana. Dan semoga hasilnya lulus sesuai dengan yang diharapkan. Amin...

Salam sukses
Gusti Mberkahi

Bandung, 7 Juli 2022
ti2s_mratri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coretanku di Pelatihan Belajar Menulis PGRI Pertemuan Ke-2

RESUME PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI PERTEMUAN KE-2 Tema                :  Writing is My Passion Moderator    : Ibu Widya Setianingsih Narasumber  : Ibu Sri Sugiastuti, M.Pd Kegiatan pelatihan belajar menulis PGRI pertemuan ke-2 seperti yang sudah diagendakan sebelumnya dimulai pukul 19.00 WIB dengan sapaan hangat dari moderator cantik Ibu Widya Setianingsih arek Malang Jawa Timur, dilanjutkan dengan perkenalan dengan narasumber yang luar biasa hebatnya, yakni Ibu Dra. Sri Sugiastuti yang sering di sapa bunda Kanjeng  yang merupakan idola dari banyak para penggiat literasi termasuk saya. suaranya yang begitu lembut dengan intonasi dan pemilihan kata yang menyejukkan hati seperti menarik saya untuk lebih dalam mengikuti setiap materi yang beliau sampaikan. Pembuka kelas malam ini diawali dengan Apa itu Passion ? Passion dalam bahasa Indonesia dapat diartikan menjadi renjana .  Berdasar pada pemaparan materi...

Tantangan H21 : Pembelajaran Diferensiasi

Istilah Pembelajaran Diferensiasi sebenarnya bukan hal yang baru dunia pendidikan, terlebih saat ini ketika digaungkannya kurikulum merdeka, maka istilah Pembelajaran Diferensiasi menjadi salah satu kegiatan pembelajaran yang mendukung pelaksanaan kurikulum merdeka di lapangan. Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang mengakomodir kebutuhan belajar murid. Guru memfasilitasi murid sesuai dengan kebutuhannya, karena setiap murid mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, sehingga tidak bisa diberi perlakuan yang sama. Dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi guru perlu memikirkan tindakan yang masuk akal yang nantinya akan diambil, karena pembelajaran berdiferensiasi tidak berarti pembelajaran dengan memberikan perlakuan atau tindakan yang berbeda untuk setiap murid, maupun pembelajaran yang membedakan antara murid yang pintar dengan yang kurang pintar. Karakteristik pembelajaran berdiferensiasi antara lain;  1. lingkungan belajar mengundang murid untuk ...

Tantangan H18 : Miss Nai, pendamping belajar yang menginspirasi

Adanya pandemi covid-19 menuntut pembelajaran dilakukan secara daring dan dalam bentuk pembelajaran jarak jauh, peran orang tua sebagai pendamping belajar menjadi sangat penting bagi keberlangsungan kegiatan pembelajaran siswa. Lalu bagaimana dengan orang tua yang sibuk bekerja? Tentunya diperlukan pendamping belajar yang mumpuni di bidangnya sebagai pengganti peran orang tua dalam mendampingi putra/putrinya belajar. Sebut saja namanya Miss Nai, saya mengenalnya tidak sengaja, namun ternyata saya punya chemistry tersendiri dengannya. Sosok pendamping belajar yang luar biasa, memiliki dedikasi yang tinggi atas pekerjaannya, dan tentunya beliau mengerjakan apa yang diamanahkan padanya dengan hati yang tulus, dan ikhlas. Saat itu kelas pelatihan belajar menulis PGRI memasuki pertemuan ke-7 bersama bunda Ditta dan bunda Lely. Karena bertepatan dengan peringatan hari Pancasila ibu Narsum memberikan sebuah tantangan tentang tentang pengalaman pengamalan Pancasila dalam kehidupan ...