Jujur saja memang dari awal saya belum berminat bergabung, kalau tidak karena rekomendasi dari ibu kepala sekolah tentunya saya tidak akan ikut mendaftar. Mengapa saya belum berminat ? Hal itu dikarenakan saya sedang ingin fokus untuk melanjutkan pendidikan saya ke program Pascasarjana di tahun 2022 ini. Namun berbekal dukungan dari ibu kepala sekolah sebagai pimpinan saya, saya pun memberanikan diri mendaftar, terlebih teman-teman satu angkatan kuliah, teman seperjuangan saat CPNS, dan sahabat saya juga ikut seleksi calon guru penggerak angkatan 7, yang memotivasi saya agar ikut program guru penggerak angkatan 7.
Deadline penutupan pendaftaran guru penggerak angkatan 7 tanggal 15 April 2022 pukul 23.59. Dan hari ini sudah tanggal 13 April 2022 hanya tinggal 2 hari lagi. Saya upload CV dan dokumen pendukung yang menjadi persyaratan, begitu juga soal essai yang menuntut jawaban panjang dan lebar saya kerjakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jujur saja saya tidak pede, tapi saya berusaha positif thinking. Dalam hati saya, minimal saya sudah mencoba, untuk hasilnya saya serahkan semua pada Tuhan. Setelah semua proses pendaftaran saya selsaikan, kemudian saya klik tanda selesai. Itu artinya saya sudah mendaftar sebagai calon guru penggerak angkatan 7.
Jumlah pendaftar calon guru penggerak angkatan 7 ternyata mencapai 235.411 orang, sebanyak 82.258 orang dinyatakan memenuhi syarat kelengkapan CV, unggah dokumen, dan esaai. Pengumuman yang dijadwalkan pada tanggal 13 Juni 2022 diundur menjadi tanggal 25 Juni 2022 dan tercatat ada 27.341 orang yang lolos tahap 1 dan masuk ke proses seleksi tahap 2 yaitu simulasi mengajar dan wawancara.
Pertanyaanya apakah saya lolos di seleksi calon guru penggerak angkatan 7 dari kota kembang ? Jawabannya : saya tidak lolos, pertanyaan selanjutnya apakah saya kecewa? Jawabannya: Tidak, mengapa demikian ? Karena saya yakin ini yang terbaik untuk saya dari Tuhan, saya selama ini berdoa agar diberikan yang terbaik, dan ini jawaban doa saya, saya dinyatakan tidak lolos mungkin dikarenakan saya harus lebih fokus pada program pascasarjana yang akan saya jalani di tahun 2022 ini, dan tentunya ini menjadi amunisi tambahan bagi saya untuk harus terus belajar dan belajar. Karena sejatinya rejeki manusia tidak akan pernah tertukar.
Saya belajar untuk ikhlas, dan menerima setiap suratan takdir yang sudah Tuhan gariskan dalam hidup saya. Saya yakin apapun yang Tuhan rencanakan dalam kehidupan manusia pasti itu yang terbaik untuk umat-Nya. Semangat untuk kita semua, kegagalan bukan akhir dari segalanya, akan ada hikmah tersendiri untuk setiap peristiwa yang kita alami.
Salam sukses untuk kita semua...
Gusti Mberkahi
Bandung, 25 Juni 2022
ti2s_mratri
Komentar
Posting Komentar