Langsung ke konten utama

Tantangan H16 : Semua Baik yang Sudah Tuhan Tetapkan

Program guru penggerak memasuki angkatan yang ke-7, kota kembang membuka kuota bagi yang ingin mendaftar sebagai calon guru penggerak, setelah diangkatan sebelumnya tidak ada kuota bagi calon guru penggerak yang berasal dari kota kembang.
Jujur saja memang dari awal saya belum berminat bergabung, kalau tidak karena rekomendasi dari ibu kepala sekolah tentunya saya tidak akan ikut mendaftar. Mengapa saya belum berminat ? Hal itu dikarenakan saya sedang ingin fokus untuk melanjutkan pendidikan saya ke program Pascasarjana di tahun 2022 ini. Namun berbekal dukungan dari ibu kepala sekolah sebagai pimpinan saya, saya pun memberanikan diri mendaftar, terlebih teman-teman satu angkatan kuliah, teman seperjuangan saat CPNS, dan sahabat saya juga ikut seleksi calon guru penggerak angkatan 7, yang memotivasi saya agar ikut program guru penggerak angkatan 7.

Deadline penutupan pendaftaran guru penggerak angkatan 7 tanggal 15 April 2022 pukul 23.59. Dan hari ini sudah tanggal 13 April 2022 hanya tinggal 2 hari lagi. Saya upload CV dan dokumen pendukung yang menjadi persyaratan, begitu juga soal essai yang menuntut jawaban panjang dan lebar saya kerjakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jujur saja saya tidak pede, tapi saya berusaha positif thinking. Dalam hati saya, minimal saya sudah mencoba, untuk hasilnya saya serahkan semua pada Tuhan. Setelah semua proses pendaftaran saya selsaikan, kemudian saya klik tanda selesai. Itu artinya saya sudah mendaftar sebagai calon guru penggerak angkatan 7.

Jumlah pendaftar calon guru penggerak angkatan 7 ternyata mencapai 235.411 orang, sebanyak 82.258 orang dinyatakan memenuhi syarat kelengkapan CV, unggah dokumen, dan esaai. Pengumuman yang dijadwalkan pada tanggal 13 Juni 2022 diundur menjadi tanggal 25 Juni 2022 dan tercatat ada 27.341 orang yang lolos tahap 1 dan masuk ke proses seleksi tahap 2 yaitu simulasi mengajar dan wawancara. 

Pertanyaanya apakah saya lolos di seleksi calon guru penggerak angkatan 7 dari kota kembang ? Jawabannya : saya tidak lolos, pertanyaan selanjutnya apakah saya kecewa? Jawabannya: Tidak, mengapa demikian ? Karena saya yakin ini yang terbaik untuk saya dari Tuhan, saya selama ini berdoa agar diberikan yang terbaik, dan ini jawaban doa saya, saya dinyatakan tidak lolos mungkin dikarenakan saya harus lebih fokus pada program pascasarjana yang akan saya jalani di tahun 2022 ini, dan tentunya ini menjadi amunisi tambahan bagi saya untuk harus terus belajar dan belajar. Karena sejatinya rejeki manusia tidak akan pernah tertukar.

Saya belajar untuk ikhlas, dan menerima setiap suratan takdir yang sudah Tuhan gariskan dalam hidup saya. Saya yakin apapun yang Tuhan rencanakan dalam kehidupan manusia pasti itu yang terbaik untuk umat-Nya. Semangat untuk kita semua, kegagalan bukan akhir dari segalanya, akan ada hikmah tersendiri untuk setiap peristiwa yang kita alami.

Salam sukses untuk kita semua...
Gusti Mberkahi

Bandung, 25 Juni 2022
ti2s_mratri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan H7 : Pahlawanku Seutuhnya Part 3

Dering ponselku berbunyi... Kulirik layar ponselku tertera nama orang yang aku sangat kenal. Kuangkat telepon itu, diseberang telepon ada suara lirih ibuku, namun tak jelas pembicaraannya, namun sempat aku tangkap intinya "mamah sakit". Seketika itu aku bangun dari tempat semula aku berbaring, dan mengajak suami serta kedua anakku untuk segera menyiapkan diri bergegas kerumah orang tuaku. Kebetulan saat itu hari Sabtu sore, cuaca mendung, dan kami semua ada di rumah. Suamiku tipe menantu yang sangat sayang pada mertuanya. Mendengar mertuanya sakit beliau segera mencari kunci dan memanaskan mobil. Seraya mengingatkanku membawa bawa baju ganti anak-anak. Akupun segera menarik tas jinjing, dan memasukkan baju ganti anak-anak kedalam tas yang aku bawa. Setelah mengunci pintu dan pagar rumah dan menyalakan lampu teras, kulihat anak-anak juga sudah ada di dalam sana, tak berapa lama mobil mulai melaju, membawa kami ke rumah orang tuaku. Untungnya jarak rumah kami dengan...

Resume Pelatihan Belajar Menulis PGRI Gelombang 26 Pertemuan Ke-25

Tema             : Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi  Narasumber : Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd Moderator    : Ibu Mutmainah Semangat pagi... Pagi.. Pagi dan pagi... Walau hari sudah menunjukkan pukul 19.00 WIB, tapi semangat pagi tetap membara dalam hati untuk mengikuti pelatihan belajar menulis PGRI gelombang 26 pertemuan ke-25. Puji nama Tuhan.. Oya.. malam ini kita belajar dengan narasumber muda yang luar biasa dengan tema Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi, sebuah tema yang memang real dengan perjalanan prestasinya yang super duper luar biasa, yang telah menelurkan 53 buku. Wow.. luar biasa...  Yukk kita intip CV beliau : Berikut karya beliau : Narasumber aktif di beberapa komunitas menulis antara lain: 1.Pengurus Kelas Belajar Menulis Gratis Omjay dan PGRI (admin, moderator, dan narasumber) 2.Cakrawala Blogger Guru Nasional(Lagerunal) sebagai admin, moderator, d...

Awalnya biasa saja, tapi akhirnya aku terpikat...

Istilah blog, web blog, atau blogger sebuah istilah yang sering saya dengar, tapi jujur awalnya saya tidak tertarik untuk menggalinya lebih dalam. Tapi setelah saya mengikuti kelas belajar menulis PGRI saya tertantang untuk mengenalnya, salah satunya dengan mulai membuka channel YouTube tentang pembuatan blogspot. Saya mencoba melihat lebih dalam lagi untuk mengenal apa itu blog, web blog maupun blogger.  Setelah saya melihat beberapa Cuplikan blog pribadi beberapa teman-teman hebat yang saya temukan di kelas belajar menulis PGRI ternyata dunia blog itu seru juga yaa.. dimana melalui blog pribadi bisa menjadi alat perekam ajaib tentang kegiatan yang pernah kita lakukan atau kita alami melalui kegiatan menulis. Dan ini saya jadikan alasan bagi saya untuk harus belajar ilmu baru yang belum saya pahami dan belum saya kuasai. Puji Tuhan... Saya dipertemukan dengan kelas online pembuatan Blogspot dari dasar bersama Pak Brian seorang guru SD dari Jakarta yang sangat menginspi...