Langsung ke konten utama

Tantangan H13 : Sakitmu sakitku juga Part 1

Sudah beberapa hari ini neng geulis demam. Awalnya aku pikir hanya demam biasa pada anak-anak balita. Sudah kubawa ke klinik terdekat, namun demam tak kunjung turun. Suhu badan neng geulis naik turun membuatku sebagai seorang Ibu diliputi kegelisahan. Terlebih pak suami tak ada di sampingku, beliau sedang menunaikan tugasnya di luar kota.

Sabtu sore kusentuh kepala neng geulis, untuk mengecek suhu badannya secara manual. Betapa kagetnya aku ternyata neng geulis demam lagi. Ini hari ke-5 neng geulis demam, aku meminta anak sulung ku mengambil alat pengukur suhu tubuh di dalam almari, untuk memastikan suhu tubuh si geulis. 

Setelah di cek benar saja, alat pengukur suhu tubuh menunjukkan angka 37,8°C. Aku putuskan untuk bergegas mandi sambil menunggu kemungkinan suhu tubuh neng geulis turun dan kembali ke angka normal. Selama aku membersihkan badan, anak sulungku yang memiliki panggilan sayang kakak aku tugaskan mendampingi si geulis yang sedang berbaring di kamar.

Setelah aku selesai membersihkan badan, aku bergegas menghampiri neng geulis dikamar, kembali aku cek suhu tubuhnya, ternyata suhu tubuhnya semakin naik menjadi 38,5°C. Aku semakin gelisah, ku ambil ponselku untuk mengabarkan kondisi neng geulis terkini pada pak suami. Pak suami mencoba menenangkan di sebrang telepon agar aku tidak panik. Aku pun mengikuti saran Pak suami agar tenang dan tetap mendampingi neng geulis.

Selang 30 menit kemudian, aku beranikan diri untuk mengukur suhu tubuh neng geulis, tercatat 39,5°C. Pikiranku semakin tak menentu, kucari aplikasi taksi online dan bergegas menyiapkan baju ganti untuk neng geulis ke rumah sakit. 
Waktu menunjukkan pukul 19.00 taksi online tiba di depan rumah. Aku kunci pintu sambil ku gendong neng geulis menggunakan kain jarik. Tak lupa memastikan barang-barang yang dibutuhkan dibawa dalam tas. Kakak yang saat itu masih kelas 4 SD menjadi kakak siaga untuk adiknya. 

Kami bertiga masuk kedalam taksi online, dan menuju salah satu rumah sakit terdekat di kota kami. Entah mengapa firasatku sebagai seorang Ibu berbicara kalau neng geulis harus segera di bawa ke rumah sakit malam ini. Pak suami yang saat itu ada diluar kota tetap memantau kami dari jauh.

Sesampainya di depan rumah sakit yang dituju, hujan besar menyambut kami. Saat itu poli anak sudah tutup, berbekal informasi dari petugas rumah sakit, aku langsung mendaftarkan neng geulis ke IGD. Tak lupa ku titipkan kakak pada security rumah sakit, karena tak ada keluarga lain yang mendampingi. Kakak memang anak yang luar biasa yang mengerti keadaan malam itu, dia menuruti nasihatku untuk menunggu didepan IGD bersama security, dan aku masuk sendiri sambil menggendong neng geulis.

Awal masuk IGD rumah sakit, neng geulis tertidur nyaman dalam gendongan Jaritku, namun suhu tubuhnya kurasakan semakin tinggi, badannya pun semakin melemah. Dan tiba-tiba neng geulis muntah-muntah hebat di ruang IGD membuat pakaian ku basah, penuh bekas muntahan neng geulis, suhu tubuhnya kini mencapai 39,5°C. 

Ada apa dengan neng geulis? Neng geulis sakit apa? 

Bersambung ke episode 2 yaa...

Bandung, 23 Juni 2022
ti2s_mratri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan H7 : Pahlawanku Seutuhnya Part 3

Dering ponselku berbunyi... Kulirik layar ponselku tertera nama orang yang aku sangat kenal. Kuangkat telepon itu, diseberang telepon ada suara lirih ibuku, namun tak jelas pembicaraannya, namun sempat aku tangkap intinya "mamah sakit". Seketika itu aku bangun dari tempat semula aku berbaring, dan mengajak suami serta kedua anakku untuk segera menyiapkan diri bergegas kerumah orang tuaku. Kebetulan saat itu hari Sabtu sore, cuaca mendung, dan kami semua ada di rumah. Suamiku tipe menantu yang sangat sayang pada mertuanya. Mendengar mertuanya sakit beliau segera mencari kunci dan memanaskan mobil. Seraya mengingatkanku membawa bawa baju ganti anak-anak. Akupun segera menarik tas jinjing, dan memasukkan baju ganti anak-anak kedalam tas yang aku bawa. Setelah mengunci pintu dan pagar rumah dan menyalakan lampu teras, kulihat anak-anak juga sudah ada di dalam sana, tak berapa lama mobil mulai melaju, membawa kami ke rumah orang tuaku. Untungnya jarak rumah kami dengan...

Resume Pelatihan Belajar Menulis PGRI Gelombang 26 Pertemuan Ke-25

Tema             : Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi  Narasumber : Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd Moderator    : Ibu Mutmainah Semangat pagi... Pagi.. Pagi dan pagi... Walau hari sudah menunjukkan pukul 19.00 WIB, tapi semangat pagi tetap membara dalam hati untuk mengikuti pelatihan belajar menulis PGRI gelombang 26 pertemuan ke-25. Puji nama Tuhan.. Oya.. malam ini kita belajar dengan narasumber muda yang luar biasa dengan tema Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi, sebuah tema yang memang real dengan perjalanan prestasinya yang super duper luar biasa, yang telah menelurkan 53 buku. Wow.. luar biasa...  Yukk kita intip CV beliau : Berikut karya beliau : Narasumber aktif di beberapa komunitas menulis antara lain: 1.Pengurus Kelas Belajar Menulis Gratis Omjay dan PGRI (admin, moderator, dan narasumber) 2.Cakrawala Blogger Guru Nasional(Lagerunal) sebagai admin, moderator, d...

Awalnya biasa saja, tapi akhirnya aku terpikat...

Istilah blog, web blog, atau blogger sebuah istilah yang sering saya dengar, tapi jujur awalnya saya tidak tertarik untuk menggalinya lebih dalam. Tapi setelah saya mengikuti kelas belajar menulis PGRI saya tertantang untuk mengenalnya, salah satunya dengan mulai membuka channel YouTube tentang pembuatan blogspot. Saya mencoba melihat lebih dalam lagi untuk mengenal apa itu blog, web blog maupun blogger.  Setelah saya melihat beberapa Cuplikan blog pribadi beberapa teman-teman hebat yang saya temukan di kelas belajar menulis PGRI ternyata dunia blog itu seru juga yaa.. dimana melalui blog pribadi bisa menjadi alat perekam ajaib tentang kegiatan yang pernah kita lakukan atau kita alami melalui kegiatan menulis. Dan ini saya jadikan alasan bagi saya untuk harus belajar ilmu baru yang belum saya pahami dan belum saya kuasai. Puji Tuhan... Saya dipertemukan dengan kelas online pembuatan Blogspot dari dasar bersama Pak Brian seorang guru SD dari Jakarta yang sangat menginspi...